materi-tka
Bahasa Indonesia โ Paket 1
MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kupang
Kumpulan materi untuk membantu peserta didik memahami teks, menganalisis informasi, menilai penggunaan bahasa, dan menjawab soal TKA Bahasa Indonesia secara sistematis.
Kata Serapan dari Bahasa Daerah/Asing
Mengenali kata serapan dan memahami penggunaannya dalam berbagai konteks.
Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata
Menentukan latar, karakter, atau fenomena melalui petunjuk kebahasaan.
Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks
Mengubah informasi penting dalam teks menjadi kerangka atau bagan.
Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai
Menganalisis unsur penting dan menyimpulkan isi teks.
Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf
Memahami hubungan logis antara kalimat maupun paragraf.
Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita
Menentukan kemungkinan kelanjutan teks berdasarkan petunjuk sebelumnya.
Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari
Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan realitas kehidupan.
Keakuratan dan Ketepatan Informasi
Menilai apakah informasi dalam teks akurat, sesuai, cukup, dan tepat.
Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa
Mengevaluasi pilihan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa.
Ketepatan Bagian Teks untuk Menggambarkan Unsur Fiksi
Menentukan bagian teks yang tepat menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar.
Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama
Menafsirkan respons emosional berdasarkan unsur karya sastra.
Materi 1 โ Kata Serapan dari Bahasa Daerah dan Bahasa Asing
Peserta didik mampu mengenali kata serapan serta memahami perubahan bentuk dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia.
A. Apa yang Dimaksud Kata Serapan?
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Sumbernya dapat berupa bahasa daerah maupun bahasa asing.
Penyerapan dapat terjadi karena adanya hubungan sosial, perdagangan, pendidikan, teknologi, kebudayaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
B. Contoh Kata Serapan
| Asal | Contoh | Penggunaan |
|---|---|---|
| Bahasa Arab | kabar, kitab, wajib | Umum dalam komunikasi sehari-hari. |
| Bahasa Belanda | kantor, kualitas | Banyak ditemukan dalam kehidupan umum. |
| Bahasa Inggris | komputer, internet, digital | Banyak digunakan dalam teknologi. |
| Bahasa Sanskerta | bahasa, pustaka, manusia | Telah lama menjadi bagian kosakata Indonesia. |
C. Cara Menjawab Soal
- Baca kalimat secara utuh.
- Tentukan kata yang dicurigai sebagai kata serapan.
- Perhatikan konteks penggunaannya.
- Identifikasi bahasa sumber jika diminta.
- Jangan hanya memilih kata yang terdengar asing.
“Sekolah menggunakan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran.”
Kata digital merupakan kosakata yang diserap dari bahasa asing dan kini lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.
Materi 2 โ Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata
Peserta didik mampu menggunakan petunjuk kosakata untuk mengidentifikasi latar, karakter, dan fenomena dalam teks.
A. Latar
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya suatu peristiwa.
- Latar tempat: sekolah, pasar, pantai, rumah.
- Latar waktu: pagi, malam, musim hujan.
- Latar suasana: tegang, bahagia, sedih, sepi.
B. Karakter
Karakter tokoh dapat diketahui melalui tindakan, ucapan, pikiran, kebiasaan, maupun tanggapan tokoh lain.
Rani dapat disimpulkan sebagai tokoh yang jujur.
C. Fenomena
Fenomena adalah kejadian atau gejala yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat maupun lingkungan.
Materi 3 โ Menyusun Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks
Peserta didik mampu menemukan informasi utama dan menyusunnya menjadi kerangka atau bagan yang sistematis.
A. Apa Itu Kerangka?
Kerangka adalah susunan pokok-pokok informasi yang menjadi dasar pengembangan suatu teks.
B. Langkah Menyusun Kerangka
- Baca teks secara keseluruhan.
- Tentukan topik utama.
- Temukan gagasan utama setiap paragraf.
- Kelompokkan informasi yang saling berkaitan.
- Susun dari informasi umum menuju khusus.
I. Masalah sampah di sekolah
II. Jenis-jenis sampah
III. Pemilahan sampah
IV. Pengolahan sampah
V. Peran warga sekolah
C. Prinsip Bagan
Bagan harus memperlihatkan hubungan antara gagasan utama, gagasan pendukung, dan urutan informasi.
Materi 4 โ Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai
Peserta didik mampu menemukan dan menyimpulkan berbagai informasi penting dalam teks fiksi maupun nonfiksi.
A. Ide Pokok
Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti pembahasan sebuah paragraf.
B. Gagasan Pendukung
Gagasan pendukung berfungsi menjelaskan, memperkuat, memberikan contoh, atau merinci ide pokok.
C. Unsur Teks Fiksi
| Unsur | Pertanyaan |
|---|---|
| Tokoh | Siapa yang terlibat dalam cerita? |
| Peristiwa | Apa yang terjadi? |
| Latar | Di mana, kapan, dan bagaimana suasananya? |
| Konflik | Masalah apa yang dihadapi tokoh? |
| Nilai | Pelajaran apa yang dapat diambil? |
D. Nilai dalam Cerita
- Nilai moral
- Nilai sosial
- Nilai budaya
- Nilai pendidikan
- Nilai kemanusiaan
Materi 5 โ Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf
Peserta didik mampu menentukan hubungan logis antarkalimat dan antarparagraf.
A. Hubungan Antarkalimat
- Penambahan
- Pertentangan
- Sebab-akibat
- Akibat-sebab
- Perincian
- Contoh
- Penegasan
- Kesimpulan
B. Kata Hubung sebagai Petunjuk
| Penanda | Hubungan |
|---|---|
| selain itu, juga | Penambahan |
| namun, tetapi | Pertentangan |
| karena, sebab | Sebab |
| sehingga, akibatnya | Akibat |
| misalnya, contohnya | Contoh |
Hubungan kedua kalimat tersebut adalah sebab-akibat.
Materi 6 โ Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita
Peserta didik mampu memprediksi kelanjutan teks berdasarkan informasi, pola, dan hubungan sebab-akibat yang tersedia.
A. Dasar Prediksi
Prediksi bukanlah menebak secara bebas. Prediksi harus mempunyai dasar yang dapat ditemukan dalam teks.
- Perhatikan peristiwa terakhir.
- Identifikasi masalah yang belum selesai.
- Perhatikan karakter tokoh.
- Perhatikan hubungan sebab-akibat.
- Perkirakan perkembangan yang paling logis.
Prediksi logis: Doni memperkirakan hujan akan turun dan berusaha melindungi buku-bukunya.
Materi 7 โ Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari
Peserta didik mampu menghubungkan peristiwa dalam teks dengan pengalaman atau persoalan nyata dalam kehidupan.
A. Pengertian Relevansi
Relevansi menunjukkan adanya hubungan yang masuk akal antara informasi atau peristiwa dalam teks dengan kondisi kehidupan nyata.
B. Cara Menentukan Relevansi
- Identifikasi peristiwa dalam teks.
- Temukan masalah atau nilai yang terkandung.
- Cari situasi serupa dalam kehidupan nyata.
- Bandingkan persamaan dan perbedaannya.
- Tentukan hubungan yang paling kuat.
Teks membahas siswa yang bekerja sama membersihkan lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari karena kegiatan menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Materi 8 โ Keakuratan, Kesesuaian, Kecukupan, dan Ketepatan Informasi
Peserta didik mampu mengevaluasi kualitas informasi yang terdapat dalam teks.
A. Keakuratan
Informasi akurat apabila sesuai dengan fakta atau data yang dapat dipertanggungjawabkan.
B. Kesesuaian
Informasi sesuai apabila benar-benar berkaitan dengan topik atau pertanyaan yang sedang dibahas.
C. Kecukupan
Informasi cukup apabila data yang diberikan sudah memadai untuk mendukung kesimpulan tertentu.
D. Ketepatan
Informasi tepat apabila digunakan sesuai konteks dan tidak menimbulkan kesalahan pemahaman.
| Aspek | Pertanyaan |
|---|---|
| Akurat | Apakah informasi sesuai fakta? |
| Sesuai | Apakah informasi berkaitan dengan topik? |
| Cukup | Apakah data yang diberikan sudah memadai? |
| Tepat | Apakah informasi digunakan dalam konteks yang benar? |
Materi 9 โ Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa
Peserta didik mampu menilai penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa sesuai konteks.
A. Pilihan Kata
Kata yang digunakan harus sesuai dengan makna yang ingin disampaikan dan konteks komunikasi.
B. Kalimat Efektif
- Memiliki struktur yang jelas.
- Tidak menggunakan kata secara berlebihan.
- Hubungan antargagasan logis.
- Tidak menimbulkan makna ganda yang tidak diperlukan.
“Para siswa-siswa sedang belajar bersama-sama.”
Lebih efektif:
“Para siswa sedang belajar bersama.”
C. Bahasa Sesuai Situasi
Bahasa dalam surat resmi berbeda dengan bahasa dalam percakapan dengan teman.
Materi 10 โ Bagian Teks untuk Menggambarkan Karakter, Peristiwa, dan Latar
Peserta didik mampu menentukan bagian teks yang paling tepat untuk menunjukkan unsur tertentu dalam cerita.
A. Karakter Tokoh
Karakter dapat diperlihatkan melalui:
- Perkataan tokoh.
- Tindakan tokoh.
- Pikiran tokoh.
- Respons tokoh terhadap masalah.
- Penilaian tokoh lain.
B. Latar
Latar dapat dikenali melalui keterangan tempat, waktu, kondisi lingkungan, dan suasana.
Petunjuk tersebut menggambarkan peralihan sore menuju malam dan suasana lingkungan perdagangan.
C. Peristiwa
Untuk menentukan peristiwa, tanyakan: “Apa yang benar-benar terjadi dalam cerita?”
Materi 11 โ Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama
Peserta didik mampu memahami dan menyimpulkan respons emosional yang muncul setelah membaca atau menghayati karya sastra.
A. Respons Emosional
Respons emosional adalah perasaan atau reaksi batin yang muncul ketika seseorang berhadapan dengan karya sastra.
Contohnya:
- Haru
- Sedih
- Gembira
- Marah
- Cemas
- Kagum
- Prihatin
- Tenang
B. Respons terhadap Puisi
Perhatikan pilihan kata, citraan, majas, suasana, tema, dan nada yang digunakan penyair.
C. Respons terhadap Prosa
Dalam cerpen atau novel, respons pembaca dapat muncul melalui konflik tokoh, peristiwa, hubungan antartokoh, dan akhir cerita.
D. Respons terhadap Drama
Dalam drama, perasaan pembaca atau penonton dapat dipengaruhi dialog, konflik, tindakan tokoh, suasana panggung, dan penyelesaian.
๐ Latihan Cepat
Uji pemahaman Anda dengan beberapa pertanyaan singkat.
“Hujan turun sejak siang. Oleh karena itu, pertandingan sepak bola ditunda.”
A. Memilih kalimat paling panjang
B. Menentukan inti pembahasan paragraf
C. Memilih kalimat pertama selalu
D. Menghafalkan seluruh paragraf
A. Rumah itu berada di tepi pantai.
B. Peristiwa terjadi pada malam hari.
C. Budi selalu membantu teman yang kesulitan.
D. Hujan turun dengan deras.
Bahasa Indonesia โ Paket 1
MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kupang
Kumpulan materi untuk membantu peserta didik memahami teks, menganalisis informasi, menilai penggunaan bahasa, dan menjawab soal TKA Bahasa Indonesia secara sistematis.
Kata Serapan dari Bahasa Daerah/Asing
Mengenali kata serapan dan memahami penggunaannya dalam berbagai konteks.
Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata
Menentukan latar, karakter, atau fenomena melalui petunjuk kebahasaan.
Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks
Mengubah informasi penting dalam teks menjadi kerangka atau bagan.
Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai
Menganalisis unsur penting dan menyimpulkan isi teks.
Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf
Memahami hubungan logis antara kalimat maupun paragraf.
Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita
Menentukan kemungkinan kelanjutan teks berdasarkan petunjuk sebelumnya.
Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari
Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan realitas kehidupan.
Keakuratan dan Ketepatan Informasi
Menilai apakah informasi dalam teks akurat, sesuai, cukup, dan tepat.
Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa
Mengevaluasi pilihan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa.
Ketepatan Bagian Teks untuk Menggambarkan Unsur Fiksi
Menentukan bagian teks yang tepat menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar.
Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama
Menafsirkan respons emosional berdasarkan unsur karya sastra.
Materi 1 โ Kata Serapan dari Bahasa Daerah dan Bahasa Asing
Peserta didik mampu mengenali kata serapan serta memahami perubahan bentuk dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia.
A. Apa yang Dimaksud Kata Serapan?
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Sumbernya dapat berupa bahasa daerah maupun bahasa asing.
Penyerapan dapat terjadi karena adanya hubungan sosial, perdagangan, pendidikan, teknologi, kebudayaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
B. Contoh Kata Serapan
| Asal | Contoh | Penggunaan |
|---|---|---|
| Bahasa Arab | kabar, kitab, wajib | Umum dalam komunikasi sehari-hari. |
| Bahasa Belanda | kantor, kualitas | Banyak ditemukan dalam kehidupan umum. |
| Bahasa Inggris | komputer, internet, digital | Banyak digunakan dalam teknologi. |
| Bahasa Sanskerta | bahasa, pustaka, manusia | Telah lama menjadi bagian kosakata Indonesia. |
C. Cara Menjawab Soal
- Baca kalimat secara utuh.
- Tentukan kata yang dicurigai sebagai kata serapan.
- Perhatikan konteks penggunaannya.
- Identifikasi bahasa sumber jika diminta.
- Jangan hanya memilih kata yang terdengar asing.
“Sekolah menggunakan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran.”
Kata digital merupakan kosakata yang diserap dari bahasa asing dan kini lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.
Materi 2 โ Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata
Peserta didik mampu menggunakan petunjuk kosakata untuk mengidentifikasi latar, karakter, dan fenomena dalam teks.
A. Latar
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya suatu peristiwa.
- Latar tempat: sekolah, pasar, pantai, rumah.
- Latar waktu: pagi, malam, musim hujan.
- Latar suasana: tegang, bahagia, sedih, sepi.
B. Karakter
Karakter tokoh dapat diketahui melalui tindakan, ucapan, pikiran, kebiasaan, maupun tanggapan tokoh lain.
Rani dapat disimpulkan sebagai tokoh yang jujur.
C. Fenomena
Fenomena adalah kejadian atau gejala yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat maupun lingkungan.
Materi 3 โ Menyusun Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks
Peserta didik mampu menemukan informasi utama dan menyusunnya menjadi kerangka atau bagan yang sistematis.
A. Apa Itu Kerangka?
Kerangka adalah susunan pokok-pokok informasi yang menjadi dasar pengembangan suatu teks.
B. Langkah Menyusun Kerangka
- Baca teks secara keseluruhan.
- Tentukan topik utama.
- Temukan gagasan utama setiap paragraf.
- Kelompokkan informasi yang saling berkaitan.
- Susun dari informasi umum menuju khusus.
I. Masalah sampah di sekolah
II. Jenis-jenis sampah
III. Pemilahan sampah
IV. Pengolahan sampah
V. Peran warga sekolah
C. Prinsip Bagan
Bagan harus memperlihatkan hubungan antara gagasan utama, gagasan pendukung, dan urutan informasi.
Materi 4 โ Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai
Peserta didik mampu menemukan dan menyimpulkan berbagai informasi penting dalam teks fiksi maupun nonfiksi.
A. Ide Pokok
Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti pembahasan sebuah paragraf.
B. Gagasan Pendukung
Gagasan pendukung berfungsi menjelaskan, memperkuat, memberikan contoh, atau merinci ide pokok.
C. Unsur Teks Fiksi
| Unsur | Pertanyaan |
|---|---|
| Tokoh | Siapa yang terlibat dalam cerita? |
| Peristiwa | Apa yang terjadi? |
| Latar | Di mana, kapan, dan bagaimana suasananya? |
| Konflik | Masalah apa yang dihadapi tokoh? |
| Nilai | Pelajaran apa yang dapat diambil? |
D. Nilai dalam Cerita
- Nilai moral
- Nilai sosial
- Nilai budaya
- Nilai pendidikan
- Nilai kemanusiaan
Materi 5 โ Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf
Peserta didik mampu menentukan hubungan logis antarkalimat dan antarparagraf.
A. Hubungan Antarkalimat
- Penambahan
- Pertentangan
- Sebab-akibat
- Akibat-sebab
- Perincian
- Contoh
- Penegasan
- Kesimpulan
B. Kata Hubung sebagai Petunjuk
| Penanda | Hubungan |
|---|---|
| selain itu, juga | Penambahan |
| namun, tetapi | Pertentangan |
| karena, sebab | Sebab |
| sehingga, akibatnya | Akibat |
| misalnya, contohnya | Contoh |
Hubungan kedua kalimat tersebut adalah sebab-akibat.
Materi 6 โ Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita
Peserta didik mampu memprediksi kelanjutan teks berdasarkan informasi, pola, dan hubungan sebab-akibat yang tersedia.
A. Dasar Prediksi
Prediksi bukanlah menebak secara bebas. Prediksi harus mempunyai dasar yang dapat ditemukan dalam teks.
- Perhatikan peristiwa terakhir.
- Identifikasi masalah yang belum selesai.
- Perhatikan karakter tokoh.
- Perhatikan hubungan sebab-akibat.
- Perkirakan perkembangan yang paling logis.
Prediksi logis: Doni memperkirakan hujan akan turun dan berusaha melindungi buku-bukunya.
Materi 7 โ Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari
Peserta didik mampu menghubungkan peristiwa dalam teks dengan pengalaman atau persoalan nyata dalam kehidupan.
A. Pengertian Relevansi
Relevansi menunjukkan adanya hubungan yang masuk akal antara informasi atau peristiwa dalam teks dengan kondisi kehidupan nyata.
B. Cara Menentukan Relevansi
- Identifikasi peristiwa dalam teks.
- Temukan masalah atau nilai yang terkandung.
- Cari situasi serupa dalam kehidupan nyata.
- Bandingkan persamaan dan perbedaannya.
- Tentukan hubungan yang paling kuat.
Teks membahas siswa yang bekerja sama membersihkan lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari karena kegiatan menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Materi 8 โ Keakuratan, Kesesuaian, Kecukupan, dan Ketepatan Informasi
Peserta didik mampu mengevaluasi kualitas informasi yang terdapat dalam teks.
A. Keakuratan
Informasi akurat apabila sesuai dengan fakta atau data yang dapat dipertanggungjawabkan.
B. Kesesuaian
Informasi sesuai apabila benar-benar berkaitan dengan topik atau pertanyaan yang sedang dibahas.
C. Kecukupan
Informasi cukup apabila data yang diberikan sudah memadai untuk mendukung kesimpulan tertentu.
D. Ketepatan
Informasi tepat apabila digunakan sesuai konteks dan tidak menimbulkan kesalahan pemahaman.
| Aspek | Pertanyaan |
|---|---|
| Akurat | Apakah informasi sesuai fakta? |
| Sesuai | Apakah informasi berkaitan dengan topik? |
| Cukup | Apakah data yang diberikan sudah memadai? |
| Tepat | Apakah informasi digunakan dalam konteks yang benar? |
Materi 9 โ Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa
Peserta didik mampu menilai penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa sesuai konteks.
A. Pilihan Kata
Kata yang digunakan harus sesuai dengan makna yang ingin disampaikan dan konteks komunikasi.
B. Kalimat Efektif
- Memiliki struktur yang jelas.
- Tidak menggunakan kata secara berlebihan.
- Hubungan antargagasan logis.
- Tidak menimbulkan makna ganda yang tidak diperlukan.
“Para siswa-siswa sedang belajar bersama-sama.”
Lebih efektif:
“Para siswa sedang belajar bersama.”
C. Bahasa Sesuai Situasi
Bahasa dalam surat resmi berbeda dengan bahasa dalam percakapan dengan teman.
Materi 10 โ Bagian Teks untuk Menggambarkan Karakter, Peristiwa, dan Latar
Peserta didik mampu menentukan bagian teks yang paling tepat untuk menunjukkan unsur tertentu dalam cerita.
A. Karakter Tokoh
Karakter dapat diperlihatkan melalui:
- Perkataan tokoh.
- Tindakan tokoh.
- Pikiran tokoh.
- Respons tokoh terhadap masalah.
- Penilaian tokoh lain.
B. Latar
Latar dapat dikenali melalui keterangan tempat, waktu, kondisi lingkungan, dan suasana.
Petunjuk tersebut menggambarkan peralihan sore menuju malam dan suasana lingkungan perdagangan.
C. Peristiwa
Untuk menentukan peristiwa, tanyakan: “Apa yang benar-benar terjadi dalam cerita?”
Materi 11 โ Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama
Peserta didik mampu memahami dan menyimpulkan respons emosional yang muncul setelah membaca atau menghayati karya sastra.
A. Respons Emosional
Respons emosional adalah perasaan atau reaksi batin yang muncul ketika seseorang berhadapan dengan karya sastra.
Contohnya:
- Haru
- Sedih
- Gembira
- Marah
- Cemas
- Kagum
- Prihatin
- Tenang
B. Respons terhadap Puisi
Perhatikan pilihan kata, citraan, majas, suasana, tema, dan nada yang digunakan penyair.
C. Respons terhadap Prosa
Dalam cerpen atau novel, respons pembaca dapat muncul melalui konflik tokoh, peristiwa, hubungan antartokoh, dan akhir cerita.
D. Respons terhadap Drama
Dalam drama, perasaan pembaca atau penonton dapat dipengaruhi dialog, konflik, tindakan tokoh, suasana panggung, dan penyelesaian.
๐ Latihan Cepat
Uji pemahaman Anda dengan beberapa pertanyaan singkat.
“Hujan turun sejak siang. Oleh karena itu, pertandingan sepak bola ditunda.”
A. Memilih kalimat paling panjang
B. Menentukan inti pembahasan paragraf
C. Memilih kalimat pertama selalu
D. Menghafalkan seluruh paragraf
A. Rumah itu berada di tepi pantai.
B. Peristiwa terjadi pada malam hari.
C. Budi selalu membantu teman yang kesulitan.
D. Hujan turun dengan deras.