MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kupang2026

materi-tka

MATERI PEMBELAJARAN TKA

Bahasa Indonesia โ€“ Paket 1

MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kupang

Kumpulan materi untuk membantu peserta didik memahami teks, menganalisis informasi, menilai penggunaan bahasa, dan menjawab soal TKA Bahasa Indonesia secara sistematis.

1

Kata Serapan dari Bahasa Daerah/Asing

Mengenali kata serapan dan memahami penggunaannya dalam berbagai konteks.

2

Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata

Menentukan latar, karakter, atau fenomena melalui petunjuk kebahasaan.

3

Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks

Mengubah informasi penting dalam teks menjadi kerangka atau bagan.

4

Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai

Menganalisis unsur penting dan menyimpulkan isi teks.

5

Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf

Memahami hubungan logis antara kalimat maupun paragraf.

6

Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita

Menentukan kemungkinan kelanjutan teks berdasarkan petunjuk sebelumnya.

7

Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari

Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan realitas kehidupan.

8

Keakuratan dan Ketepatan Informasi

Menilai apakah informasi dalam teks akurat, sesuai, cukup, dan tepat.

9

Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa

Mengevaluasi pilihan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa.

10

Ketepatan Bagian Teks untuk Menggambarkan Unsur Fiksi

Menentukan bagian teks yang tepat menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar.

11

Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama

Menafsirkan respons emosional berdasarkan unsur karya sastra.

Materi 1 โ€” Kata Serapan dari Bahasa Daerah dan Bahasa Asing

Kompetensi:
Peserta didik mampu mengenali kata serapan serta memahami perubahan bentuk dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia.

A. Apa yang Dimaksud Kata Serapan?

Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Sumbernya dapat berupa bahasa daerah maupun bahasa asing.

Penyerapan dapat terjadi karena adanya hubungan sosial, perdagangan, pendidikan, teknologi, kebudayaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

B. Contoh Kata Serapan

Asal Contoh Penggunaan
Bahasa Arab kabar, kitab, wajib Umum dalam komunikasi sehari-hari.
Bahasa Belanda kantor, kualitas Banyak ditemukan dalam kehidupan umum.
Bahasa Inggris komputer, internet, digital Banyak digunakan dalam teknologi.
Bahasa Sanskerta bahasa, pustaka, manusia Telah lama menjadi bagian kosakata Indonesia.

C. Cara Menjawab Soal

  1. Baca kalimat secara utuh.
  2. Tentukan kata yang dicurigai sebagai kata serapan.
  3. Perhatikan konteks penggunaannya.
  4. Identifikasi bahasa sumber jika diminta.
  5. Jangan hanya memilih kata yang terdengar asing.
Contoh:
“Sekolah menggunakan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran.”

Kata digital merupakan kosakata yang diserap dari bahasa asing dan kini lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.
Strategi TKA: Fokuslah pada konteks kalimat. Soal dapat menanyakan asal kata, fungsi, maupun penggunaan kata dalam teks.

Materi 2 โ€” Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata

Kompetensi:
Peserta didik mampu menggunakan petunjuk kosakata untuk mengidentifikasi latar, karakter, dan fenomena dalam teks.

A. Latar

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya suatu peristiwa.

  • Latar tempat: sekolah, pasar, pantai, rumah.
  • Latar waktu: pagi, malam, musim hujan.
  • Latar suasana: tegang, bahagia, sedih, sepi.

B. Karakter

Karakter tokoh dapat diketahui melalui tindakan, ucapan, pikiran, kebiasaan, maupun tanggapan tokoh lain.

“Rani tetap mengembalikan dompet yang ditemukan di halaman sekolah meskipun tidak ada seorang pun yang melihatnya.”

Rani dapat disimpulkan sebagai tokoh yang jujur.

C. Fenomena

Fenomena adalah kejadian atau gejala yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat maupun lingkungan.

Tips: Gabungkan beberapa petunjuk yang muncul dalam teks. Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan satu kata.

Materi 3 โ€” Menyusun Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks

Kompetensi:
Peserta didik mampu menemukan informasi utama dan menyusunnya menjadi kerangka atau bagan yang sistematis.

A. Apa Itu Kerangka?

Kerangka adalah susunan pokok-pokok informasi yang menjadi dasar pengembangan suatu teks.

B. Langkah Menyusun Kerangka

  1. Baca teks secara keseluruhan.
  2. Tentukan topik utama.
  3. Temukan gagasan utama setiap paragraf.
  4. Kelompokkan informasi yang saling berkaitan.
  5. Susun dari informasi umum menuju khusus.
Contoh topik: Pengelolaan Sampah Sekolah

I. Masalah sampah di sekolah
II. Jenis-jenis sampah
III. Pemilahan sampah
IV. Pengolahan sampah
V. Peran warga sekolah

C. Prinsip Bagan

Bagan harus memperlihatkan hubungan antara gagasan utama, gagasan pendukung, dan urutan informasi.

Strategi TKA: Pilih bagan yang seluruh bagiannya dapat ditemukan atau disimpulkan secara logis dari teks.

Materi 4 โ€” Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai

Kompetensi:
Peserta didik mampu menemukan dan menyimpulkan berbagai informasi penting dalam teks fiksi maupun nonfiksi.

A. Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti pembahasan sebuah paragraf.

B. Gagasan Pendukung

Gagasan pendukung berfungsi menjelaskan, memperkuat, memberikan contoh, atau merinci ide pokok.

C. Unsur Teks Fiksi

Unsur Pertanyaan
Tokoh Siapa yang terlibat dalam cerita?
Peristiwa Apa yang terjadi?
Latar Di mana, kapan, dan bagaimana suasananya?
Konflik Masalah apa yang dihadapi tokoh?
Nilai Pelajaran apa yang dapat diambil?

D. Nilai dalam Cerita

  • Nilai moral
  • Nilai sosial
  • Nilai budaya
  • Nilai pendidikan
  • Nilai kemanusiaan
Strategi TKA: Bedakan antara informasi yang benar-benar terdapat dalam teks dan kesimpulan yang hanya merupakan pendapat pribadi.

Materi 5 โ€” Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf

Kompetensi:
Peserta didik mampu menentukan hubungan logis antarkalimat dan antarparagraf.

A. Hubungan Antarkalimat

  • Penambahan
  • Pertentangan
  • Sebab-akibat
  • Akibat-sebab
  • Perincian
  • Contoh
  • Penegasan
  • Kesimpulan

B. Kata Hubung sebagai Petunjuk

Penanda Hubungan
selain itu, juga Penambahan
namun, tetapi Pertentangan
karena, sebab Sebab
sehingga, akibatnya Akibat
misalnya, contohnya Contoh
“Hujan turun sangat deras sejak sore. Akibatnya, beberapa ruas jalan mulai tergenang.”

Hubungan kedua kalimat tersebut adalah sebab-akibat.

Materi 6 โ€” Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita

Kompetensi:
Peserta didik mampu memprediksi kelanjutan teks berdasarkan informasi, pola, dan hubungan sebab-akibat yang tersedia.

A. Dasar Prediksi

Prediksi bukanlah menebak secara bebas. Prediksi harus mempunyai dasar yang dapat ditemukan dalam teks.

  1. Perhatikan peristiwa terakhir.
  2. Identifikasi masalah yang belum selesai.
  3. Perhatikan karakter tokoh.
  4. Perhatikan hubungan sebab-akibat.
  5. Perkirakan perkembangan yang paling logis.
“Doni melihat awan hitam semakin tebal. Ia segera memasukkan buku-bukunya ke dalam tas.”

Prediksi logis: Doni memperkirakan hujan akan turun dan berusaha melindungi buku-bukunya.
Hindari pilihan jawaban yang memperkenalkan tokoh, tempat, atau peristiwa baru tanpa petunjuk.

Materi 7 โ€” Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari

Kompetensi:
Peserta didik mampu menghubungkan peristiwa dalam teks dengan pengalaman atau persoalan nyata dalam kehidupan.

A. Pengertian Relevansi

Relevansi menunjukkan adanya hubungan yang masuk akal antara informasi atau peristiwa dalam teks dengan kondisi kehidupan nyata.

B. Cara Menentukan Relevansi

  1. Identifikasi peristiwa dalam teks.
  2. Temukan masalah atau nilai yang terkandung.
  3. Cari situasi serupa dalam kehidupan nyata.
  4. Bandingkan persamaan dan perbedaannya.
  5. Tentukan hubungan yang paling kuat.
Contoh:
Teks membahas siswa yang bekerja sama membersihkan lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari karena kegiatan menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Relevansi tidak berarti kedua peristiwa harus sama persis. Yang penting terdapat kesamaan masalah, nilai, atau situasi.

Materi 8 โ€” Keakuratan, Kesesuaian, Kecukupan, dan Ketepatan Informasi

Kompetensi:
Peserta didik mampu mengevaluasi kualitas informasi yang terdapat dalam teks.

A. Keakuratan

Informasi akurat apabila sesuai dengan fakta atau data yang dapat dipertanggungjawabkan.

B. Kesesuaian

Informasi sesuai apabila benar-benar berkaitan dengan topik atau pertanyaan yang sedang dibahas.

C. Kecukupan

Informasi cukup apabila data yang diberikan sudah memadai untuk mendukung kesimpulan tertentu.

D. Ketepatan

Informasi tepat apabila digunakan sesuai konteks dan tidak menimbulkan kesalahan pemahaman.

Aspek Pertanyaan
Akurat Apakah informasi sesuai fakta?
Sesuai Apakah informasi berkaitan dengan topik?
Cukup Apakah data yang diberikan sudah memadai?
Tepat Apakah informasi digunakan dalam konteks yang benar?
Strategi TKA: Periksa apakah informasi benar-benar didukung oleh teks.

Materi 9 โ€” Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa

Kompetensi:
Peserta didik mampu menilai penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa sesuai konteks.

A. Pilihan Kata

Kata yang digunakan harus sesuai dengan makna yang ingin disampaikan dan konteks komunikasi.

B. Kalimat Efektif

  • Memiliki struktur yang jelas.
  • Tidak menggunakan kata secara berlebihan.
  • Hubungan antargagasan logis.
  • Tidak menimbulkan makna ganda yang tidak diperlukan.
Kurang efektif:
“Para siswa-siswa sedang belajar bersama-sama.”

Lebih efektif:
“Para siswa sedang belajar bersama.”

C. Bahasa Sesuai Situasi

Bahasa dalam surat resmi berbeda dengan bahasa dalam percakapan dengan teman.

Perhatikan siapa pembaca teks, tujuan komunikasi, dan situasi penggunaannya sebelum menentukan pilihan bahasa.

Materi 10 โ€” Bagian Teks untuk Menggambarkan Karakter, Peristiwa, dan Latar

Kompetensi:
Peserta didik mampu menentukan bagian teks yang paling tepat untuk menunjukkan unsur tertentu dalam cerita.

A. Karakter Tokoh

Karakter dapat diperlihatkan melalui:

  • Perkataan tokoh.
  • Tindakan tokoh.
  • Pikiran tokoh.
  • Respons tokoh terhadap masalah.
  • Penilaian tokoh lain.

B. Latar

Latar dapat dikenali melalui keterangan tempat, waktu, kondisi lingkungan, dan suasana.

“Lampu-lampu jalan mulai menyala ketika langit berubah jingga. Para pedagang menutup sebagian pintu kios mereka.”

Petunjuk tersebut menggambarkan peralihan sore menuju malam dan suasana lingkungan perdagangan.

C. Peristiwa

Untuk menentukan peristiwa, tanyakan: “Apa yang benar-benar terjadi dalam cerita?”

Jangan tertukar antara peristiwa dengan komentar tokoh. Peristiwa merupakan kejadian yang berlangsung dalam alur cerita.

Materi 11 โ€” Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama

Kompetensi:
Peserta didik mampu memahami dan menyimpulkan respons emosional yang muncul setelah membaca atau menghayati karya sastra.

A. Respons Emosional

Respons emosional adalah perasaan atau reaksi batin yang muncul ketika seseorang berhadapan dengan karya sastra.

Contohnya:

  • Haru
  • Sedih
  • Gembira
  • Marah
  • Cemas
  • Kagum
  • Prihatin
  • Tenang

B. Respons terhadap Puisi

Perhatikan pilihan kata, citraan, majas, suasana, tema, dan nada yang digunakan penyair.

Jika sebuah puisi menggunakan gambaran hujan, kesunyian, kenangan, dan kehilangan, respons emosional yang mungkin muncul adalah rasa sedih, haru, atau nostalgia.

C. Respons terhadap Prosa

Dalam cerpen atau novel, respons pembaca dapat muncul melalui konflik tokoh, peristiwa, hubungan antartokoh, dan akhir cerita.

D. Respons terhadap Drama

Dalam drama, perasaan pembaca atau penonton dapat dipengaruhi dialog, konflik, tindakan tokoh, suasana panggung, dan penyelesaian.

Strategi TKA: Respons emosional harus mempunyai dasar dari teks. Jangan memilih perasaan hanya berdasarkan pengalaman pribadi tanpa memperhatikan isi karya.

๐Ÿ“ Latihan Cepat

Uji pemahaman Anda dengan beberapa pertanyaan singkat.

1. Hubungan makna dalam kalimat berikut adalah apa?

“Hujan turun sejak siang. Oleh karena itu, pertandingan sepak bola ditunda.”

Jawaban: Sebab-akibat. Hujan menjadi sebab, sedangkan penundaan pertandingan merupakan akibat.
2. Apa yang harus dilakukan ketika menentukan ide pokok?

A. Memilih kalimat paling panjang
B. Menentukan inti pembahasan paragraf
C. Memilih kalimat pertama selalu
D. Menghafalkan seluruh paragraf

Jawaban: B. Ide pokok merupakan inti pembahasan paragraf.
3. Manakah yang merupakan contoh karakter tokoh?

A. Rumah itu berada di tepi pantai.
B. Peristiwa terjadi pada malam hari.
C. Budi selalu membantu teman yang kesulitan.
D. Hujan turun dengan deras.

Jawaban: C. Tindakan membantu teman menunjukkan karakter tokoh, misalnya peduli atau suka menolong.
MATERI PEMBELAJARAN TKA

Bahasa Indonesia โ€“ Paket 1

MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kupang

Kumpulan materi untuk membantu peserta didik memahami teks, menganalisis informasi, menilai penggunaan bahasa, dan menjawab soal TKA Bahasa Indonesia secara sistematis.

1

Kata Serapan dari Bahasa Daerah/Asing

Mengenali kata serapan dan memahami penggunaannya dalam berbagai konteks.

2

Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata

Menentukan latar, karakter, atau fenomena melalui petunjuk kebahasaan.

3

Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks

Mengubah informasi penting dalam teks menjadi kerangka atau bagan.

4

Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai

Menganalisis unsur penting dan menyimpulkan isi teks.

5

Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf

Memahami hubungan logis antara kalimat maupun paragraf.

6

Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita

Menentukan kemungkinan kelanjutan teks berdasarkan petunjuk sebelumnya.

7

Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari

Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan realitas kehidupan.

8

Keakuratan dan Ketepatan Informasi

Menilai apakah informasi dalam teks akurat, sesuai, cukup, dan tepat.

9

Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa

Mengevaluasi pilihan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa.

10

Ketepatan Bagian Teks untuk Menggambarkan Unsur Fiksi

Menentukan bagian teks yang tepat menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar.

11

Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama

Menafsirkan respons emosional berdasarkan unsur karya sastra.

Materi 1 โ€” Kata Serapan dari Bahasa Daerah dan Bahasa Asing

Kompetensi:
Peserta didik mampu mengenali kata serapan serta memahami perubahan bentuk dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia.

A. Apa yang Dimaksud Kata Serapan?

Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Sumbernya dapat berupa bahasa daerah maupun bahasa asing.

Penyerapan dapat terjadi karena adanya hubungan sosial, perdagangan, pendidikan, teknologi, kebudayaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

B. Contoh Kata Serapan

Asal Contoh Penggunaan
Bahasa Arab kabar, kitab, wajib Umum dalam komunikasi sehari-hari.
Bahasa Belanda kantor, kualitas Banyak ditemukan dalam kehidupan umum.
Bahasa Inggris komputer, internet, digital Banyak digunakan dalam teknologi.
Bahasa Sanskerta bahasa, pustaka, manusia Telah lama menjadi bagian kosakata Indonesia.

C. Cara Menjawab Soal

  1. Baca kalimat secara utuh.
  2. Tentukan kata yang dicurigai sebagai kata serapan.
  3. Perhatikan konteks penggunaannya.
  4. Identifikasi bahasa sumber jika diminta.
  5. Jangan hanya memilih kata yang terdengar asing.
Contoh:
“Sekolah menggunakan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran.”

Kata digital merupakan kosakata yang diserap dari bahasa asing dan kini lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.
Strategi TKA: Fokuslah pada konteks kalimat. Soal dapat menanyakan asal kata, fungsi, maupun penggunaan kata dalam teks.

Materi 2 โ€” Latar, Karakter, dan Fenomena Berdasarkan Kosakata

Kompetensi:
Peserta didik mampu menggunakan petunjuk kosakata untuk mengidentifikasi latar, karakter, dan fenomena dalam teks.

A. Latar

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya suatu peristiwa.

  • Latar tempat: sekolah, pasar, pantai, rumah.
  • Latar waktu: pagi, malam, musim hujan.
  • Latar suasana: tegang, bahagia, sedih, sepi.

B. Karakter

Karakter tokoh dapat diketahui melalui tindakan, ucapan, pikiran, kebiasaan, maupun tanggapan tokoh lain.

“Rani tetap mengembalikan dompet yang ditemukan di halaman sekolah meskipun tidak ada seorang pun yang melihatnya.”

Rani dapat disimpulkan sebagai tokoh yang jujur.

C. Fenomena

Fenomena adalah kejadian atau gejala yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat maupun lingkungan.

Tips: Gabungkan beberapa petunjuk yang muncul dalam teks. Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan satu kata.

Materi 3 โ€” Menyusun Kerangka dan Bagan Berdasarkan Teks

Kompetensi:
Peserta didik mampu menemukan informasi utama dan menyusunnya menjadi kerangka atau bagan yang sistematis.

A. Apa Itu Kerangka?

Kerangka adalah susunan pokok-pokok informasi yang menjadi dasar pengembangan suatu teks.

B. Langkah Menyusun Kerangka

  1. Baca teks secara keseluruhan.
  2. Tentukan topik utama.
  3. Temukan gagasan utama setiap paragraf.
  4. Kelompokkan informasi yang saling berkaitan.
  5. Susun dari informasi umum menuju khusus.
Contoh topik: Pengelolaan Sampah Sekolah

I. Masalah sampah di sekolah
II. Jenis-jenis sampah
III. Pemilahan sampah
IV. Pengolahan sampah
V. Peran warga sekolah

C. Prinsip Bagan

Bagan harus memperlihatkan hubungan antara gagasan utama, gagasan pendukung, dan urutan informasi.

Strategi TKA: Pilih bagan yang seluruh bagiannya dapat ditemukan atau disimpulkan secara logis dari teks.

Materi 4 โ€” Ide Pokok, Gagasan Pendukung, Tokoh, Latar, Konflik, dan Nilai

Kompetensi:
Peserta didik mampu menemukan dan menyimpulkan berbagai informasi penting dalam teks fiksi maupun nonfiksi.

A. Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti pembahasan sebuah paragraf.

B. Gagasan Pendukung

Gagasan pendukung berfungsi menjelaskan, memperkuat, memberikan contoh, atau merinci ide pokok.

C. Unsur Teks Fiksi

Unsur Pertanyaan
Tokoh Siapa yang terlibat dalam cerita?
Peristiwa Apa yang terjadi?
Latar Di mana, kapan, dan bagaimana suasananya?
Konflik Masalah apa yang dihadapi tokoh?
Nilai Pelajaran apa yang dapat diambil?

D. Nilai dalam Cerita

  • Nilai moral
  • Nilai sosial
  • Nilai budaya
  • Nilai pendidikan
  • Nilai kemanusiaan
Strategi TKA: Bedakan antara informasi yang benar-benar terdapat dalam teks dan kesimpulan yang hanya merupakan pendapat pribadi.

Materi 5 โ€” Hubungan Makna Antarkalimat dan Antarparagraf

Kompetensi:
Peserta didik mampu menentukan hubungan logis antarkalimat dan antarparagraf.

A. Hubungan Antarkalimat

  • Penambahan
  • Pertentangan
  • Sebab-akibat
  • Akibat-sebab
  • Perincian
  • Contoh
  • Penegasan
  • Kesimpulan

B. Kata Hubung sebagai Petunjuk

Penanda Hubungan
selain itu, juga Penambahan
namun, tetapi Pertentangan
karena, sebab Sebab
sehingga, akibatnya Akibat
misalnya, contohnya Contoh
“Hujan turun sangat deras sejak sore. Akibatnya, beberapa ruas jalan mulai tergenang.”

Hubungan kedua kalimat tersebut adalah sebab-akibat.

Materi 6 โ€” Memprediksi Lanjutan Uraian atau Cerita

Kompetensi:
Peserta didik mampu memprediksi kelanjutan teks berdasarkan informasi, pola, dan hubungan sebab-akibat yang tersedia.

A. Dasar Prediksi

Prediksi bukanlah menebak secara bebas. Prediksi harus mempunyai dasar yang dapat ditemukan dalam teks.

  1. Perhatikan peristiwa terakhir.
  2. Identifikasi masalah yang belum selesai.
  3. Perhatikan karakter tokoh.
  4. Perhatikan hubungan sebab-akibat.
  5. Perkirakan perkembangan yang paling logis.
“Doni melihat awan hitam semakin tebal. Ia segera memasukkan buku-bukunya ke dalam tas.”

Prediksi logis: Doni memperkirakan hujan akan turun dan berusaha melindungi buku-bukunya.
Hindari pilihan jawaban yang memperkenalkan tokoh, tempat, atau peristiwa baru tanpa petunjuk.

Materi 7 โ€” Relevansi Peristiwa dengan Kehidupan Sehari-hari

Kompetensi:
Peserta didik mampu menghubungkan peristiwa dalam teks dengan pengalaman atau persoalan nyata dalam kehidupan.

A. Pengertian Relevansi

Relevansi menunjukkan adanya hubungan yang masuk akal antara informasi atau peristiwa dalam teks dengan kondisi kehidupan nyata.

B. Cara Menentukan Relevansi

  1. Identifikasi peristiwa dalam teks.
  2. Temukan masalah atau nilai yang terkandung.
  3. Cari situasi serupa dalam kehidupan nyata.
  4. Bandingkan persamaan dan perbedaannya.
  5. Tentukan hubungan yang paling kuat.
Contoh:
Teks membahas siswa yang bekerja sama membersihkan lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari karena kegiatan menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Relevansi tidak berarti kedua peristiwa harus sama persis. Yang penting terdapat kesamaan masalah, nilai, atau situasi.

Materi 8 โ€” Keakuratan, Kesesuaian, Kecukupan, dan Ketepatan Informasi

Kompetensi:
Peserta didik mampu mengevaluasi kualitas informasi yang terdapat dalam teks.

A. Keakuratan

Informasi akurat apabila sesuai dengan fakta atau data yang dapat dipertanggungjawabkan.

B. Kesesuaian

Informasi sesuai apabila benar-benar berkaitan dengan topik atau pertanyaan yang sedang dibahas.

C. Kecukupan

Informasi cukup apabila data yang diberikan sudah memadai untuk mendukung kesimpulan tertentu.

D. Ketepatan

Informasi tepat apabila digunakan sesuai konteks dan tidak menimbulkan kesalahan pemahaman.

Aspek Pertanyaan
Akurat Apakah informasi sesuai fakta?
Sesuai Apakah informasi berkaitan dengan topik?
Cukup Apakah data yang diberikan sudah memadai?
Tepat Apakah informasi digunakan dalam konteks yang benar?
Strategi TKA: Periksa apakah informasi benar-benar didukung oleh teks.

Materi 9 โ€” Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa

Kompetensi:
Peserta didik mampu menilai penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan gaya bahasa sesuai konteks.

A. Pilihan Kata

Kata yang digunakan harus sesuai dengan makna yang ingin disampaikan dan konteks komunikasi.

B. Kalimat Efektif

  • Memiliki struktur yang jelas.
  • Tidak menggunakan kata secara berlebihan.
  • Hubungan antargagasan logis.
  • Tidak menimbulkan makna ganda yang tidak diperlukan.
Kurang efektif:
“Para siswa-siswa sedang belajar bersama-sama.”

Lebih efektif:
“Para siswa sedang belajar bersama.”

C. Bahasa Sesuai Situasi

Bahasa dalam surat resmi berbeda dengan bahasa dalam percakapan dengan teman.

Perhatikan siapa pembaca teks, tujuan komunikasi, dan situasi penggunaannya sebelum menentukan pilihan bahasa.

Materi 10 โ€” Bagian Teks untuk Menggambarkan Karakter, Peristiwa, dan Latar

Kompetensi:
Peserta didik mampu menentukan bagian teks yang paling tepat untuk menunjukkan unsur tertentu dalam cerita.

A. Karakter Tokoh

Karakter dapat diperlihatkan melalui:

  • Perkataan tokoh.
  • Tindakan tokoh.
  • Pikiran tokoh.
  • Respons tokoh terhadap masalah.
  • Penilaian tokoh lain.

B. Latar

Latar dapat dikenali melalui keterangan tempat, waktu, kondisi lingkungan, dan suasana.

“Lampu-lampu jalan mulai menyala ketika langit berubah jingga. Para pedagang menutup sebagian pintu kios mereka.”

Petunjuk tersebut menggambarkan peralihan sore menuju malam dan suasana lingkungan perdagangan.

C. Peristiwa

Untuk menentukan peristiwa, tanyakan: “Apa yang benar-benar terjadi dalam cerita?”

Jangan tertukar antara peristiwa dengan komentar tokoh. Peristiwa merupakan kejadian yang berlangsung dalam alur cerita.

Materi 11 โ€” Respons Emosional terhadap Puisi, Prosa, dan Drama

Kompetensi:
Peserta didik mampu memahami dan menyimpulkan respons emosional yang muncul setelah membaca atau menghayati karya sastra.

A. Respons Emosional

Respons emosional adalah perasaan atau reaksi batin yang muncul ketika seseorang berhadapan dengan karya sastra.

Contohnya:

  • Haru
  • Sedih
  • Gembira
  • Marah
  • Cemas
  • Kagum
  • Prihatin
  • Tenang

B. Respons terhadap Puisi

Perhatikan pilihan kata, citraan, majas, suasana, tema, dan nada yang digunakan penyair.

Jika sebuah puisi menggunakan gambaran hujan, kesunyian, kenangan, dan kehilangan, respons emosional yang mungkin muncul adalah rasa sedih, haru, atau nostalgia.

C. Respons terhadap Prosa

Dalam cerpen atau novel, respons pembaca dapat muncul melalui konflik tokoh, peristiwa, hubungan antartokoh, dan akhir cerita.

D. Respons terhadap Drama

Dalam drama, perasaan pembaca atau penonton dapat dipengaruhi dialog, konflik, tindakan tokoh, suasana panggung, dan penyelesaian.

Strategi TKA: Respons emosional harus mempunyai dasar dari teks. Jangan memilih perasaan hanya berdasarkan pengalaman pribadi tanpa memperhatikan isi karya.

๐Ÿ“ Latihan Cepat

Uji pemahaman Anda dengan beberapa pertanyaan singkat.

1. Hubungan makna dalam kalimat berikut adalah apa?

“Hujan turun sejak siang. Oleh karena itu, pertandingan sepak bola ditunda.”

Jawaban: Sebab-akibat. Hujan menjadi sebab, sedangkan penundaan pertandingan merupakan akibat.
2. Apa yang harus dilakukan ketika menentukan ide pokok?

A. Memilih kalimat paling panjang
B. Menentukan inti pembahasan paragraf
C. Memilih kalimat pertama selalu
D. Menghafalkan seluruh paragraf

Jawaban: B. Ide pokok merupakan inti pembahasan paragraf.
3. Manakah yang merupakan contoh karakter tokoh?

A. Rumah itu berada di tepi pantai.
B. Peristiwa terjadi pada malam hari.
C. Budi selalu membantu teman yang kesulitan.
D. Hujan turun dengan deras.

Jawaban: C. Tindakan membantu teman menunjukkan karakter tokoh, misalnya peduli atau suka menolong.
[mgmp_visitor_stats]